Puisi Persahabatan Terbaru 2012

April 7th, 2012 by sigen

Puisi Persahabatan terbaru 2012 ini adalah karya dari Alia Istiqomah. Beberapa puisinya pernah dimuat dalam blog puisi gen22.net.

Sahabat

Sahabat
Walau kini kita tak slalu bersama
Aku ingin kita selalu dekat

Sahabat
Walau kini kita jauh
Aku ingin kita saling menghubungi

Sahabat
Kau tau betapa berharganya dirimu?
Kau lebih berharga dari sebongkah emas

Sahabat
Kau tau kenapa?
Karena mencari seorang sahabat seperti kau bukanlah hal yang gampang

Sahabat
Kini ku ucapkan “Aku akan selalu menjadi sahabatmu”
Kini kau ucap juga di sana :)

Puisi Hari Kartini 2012: IBU

April 7th, 2012 by sigen

Puisi Hari Kartini 2012 yang berjudul IBU ini merupakan karya dari Rifky Nur Ahdini. Dia juga pernah menulis puisi kehidupan berjudul Garis Hidupku. Puisi ini dipublikasikan kembali untuk menyambut Peringatan Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2012.

Ibu

Tak henti – hentinya aku mengucap syukur karena telah memiliki sosok ibu sepertimu
Kau rela memperjuangkan hidup dan matimu untuk melahirkanku kedunia ini
Rela menjagaku selama 9bln meski masih dalam kandungan
Dan rela menyitakan waktumu hanya untuk membesarkan dan mendidikku

Ibu.. Kasih sayangmu tak kan bertepi
Kepedulianmu selalu di hati
Kau pelipur lara yang kan abadi
Jiwaku hilang jika tanpamu
Baktiku hanya untukmu
Ketulusan hatiku kan ku lakukan hanya untuk membuatmu tersenyum

Meski lakuku selalu membuatmu sedih
Namun kau selalu mendoakan ku dalam setiap doa yang kau panjatkan
Kasih sayangmu tak kan bisa di bayar dengan uang
Kehadiranmu tak kan bisa di gantikan
Kebahagiaanmu adalah obat untuk langkah hidupku

Ibu.. kau selalu mengajarkan kebaikan untukku
Kau selalu mengingatkan ku jika ku berlaku dan berucap salah
Belaian kasihmu mampu mendamaikan hatiku
Terima kasih atas semua yang telah kau berikan pada malaikat kecilmu ini
Selamat hari ibu
Semoga Tuhan selalu menjaga ibu

by : Rifky Nur Ahdini

Puisi Patah Hati Terbaru 2012: Sang Mantan

April 7th, 2012 by sigen

Puisi Patah Hati berjudul Sang Mantan ini merupakan karya dari Ummi Kulsum. Dia adalah seorang penulis puisi yang juga dikenal sebagai penulis cerpen.

Sang mantan
oleh: Umii Kulsum

ketika ku lalui hari-hari bersamamu
Tawa dan canda terlukis di bibirku
Semua cerita tentangmu begitu indah bagiku
Indah rasanya ketika ku miliki dirimu
Indah rasanya
Kini…
Semua tinggal kenangan
Kenangan yang takkan terulang
Kenangan yang takkan kembali

Kau pergi tinggalkan aku
Karena kebodohan ku

Kata maaf tak dapat mengembalikanmu
Kata maaf tak dapat mengulang waktu
Kata maaf tak dapat mengetuk pintu hatimu
Kata maaf tak dapat mengembalikan kepercayaanmu

Harapan akan selalu tergantung dalam diriku
Harapan untuk memilikimu kembali
Walau semua semu
Dan takkan terjadi

Aku mencintaimu dengan setulus aku
Takkan pernah terhapus sedikitpun kenangan saat bersamamu
Walau kau takkan termiliki lagi oleh ku
Namun kau adalah kenangan terindah bagi ku

Puisi Kehidupan Terbaru 2012

April 7th, 2012 by sigen

Puisi Kehidupan Terbaru 2012 yang berjudul Garis Hidupku ini merupakan kiriman dari sahabat kita bernama Rifky Nur Ahdini. Seperti apa puisinya? Kita simak saja bersama-sama yuk..!

Garis Hidupku

Kutertunduk lemah dengan segala impian
Jalan takdirku akan segera terlihat
Akankah datang tetesan air mata kebahagiaan
Atau malah seribu kepahitan yang mendera

Lantunan doa mengiringi langkahku
Rebahkan tangan dan sujudku padaMu
Izinkan Tuhan kuraih cita – citaku
Ulurkan segala ridho untuk jalan hidupku

Akukan terus yakin
Bahwa akukan dapatkan sesuatu yang terbaik
Demi masaku dihari nanti
Yang tak pasti kuketahui
Namun akukan selalu bersyukur
Tuk jalani garis hidupku
Yang telah tertulis dan pasti terjadi

by : Rifky Nur Ahdini

Puisi Rindu Terbaru 2012

April 7th, 2012 by sigen

Puisi rindu berjudul Mimpi Semalam ini merupakan karya dari sahabat kita yang bernama Mayang Eka.

Mimpi Semalam

Pada gelap kemarin, terselip senyum menawan yang indah
Lama tak nampak..
Menawan mengambang disana..
Jelas..
Juga mata yang purnama..
Senda tawa juga, masih sama..
Seperti waktu dulu, seperti ketika ak benar benar berseblahan dg dia..
Dia ak sebut purnama..
Dia ak sebut..

Pada tidur sebelum hari ini, mimpi menjemputku..
Membawa ak bertemu purnama..
Purnama ketika itu bersama Mia..
menjemputku hingga perlahan..
Hangat..
Tapi tak lama..
Ak pulang..
Ak dihantar mimpi, dijemput pagi..
Terenyuh seluruh isi hati..
Dia tak mampu ku sentuh


Asa masih mneggantung
Kurelakan engkau purnama..